Thursday, April 25, 2013

Tujuan >

GAGASAN MUSEUM NASIONAL BANDARA KEMAYORAN 



Komunitas Save Ex. Airport Kemayoran _KMO.13 didirikan pada tanggal 26 Januari 2013.yang merupakan generasi muda Kemayoran yang menggagas berdirinya MUSEUM NASIONAL BANDARA KEMAYORAN (MNBK) di lahan bekas Gedung Terminal A dan Menara Pengawas Penerbangan (ATC) Bandara Kemayoran.

Ide dan gagasan mewujudkan Museum Nasional Bandara Kemayoran adalah untuk ikut melestarikan cagar budaya bernilai sejarah yang terdapat di pusat Kota DKI Jakarta sebagai bentuk kepedulian dari program pemerintah pusat Indonesia dan daerah DKI Jakarta. Adapun sasaran dari ide gagasan ini adalah :



LATAR BELAKANG
Bandara Kemayoran merupakan bandar udara internasional pertama di Indonesia yang dibuka secara resmi tanggal 8 Juli 1940 dan melayani penerbangan internasional.

Bandara Kemayoran selama perang kemerdekaan dikelola oleh Pemerintah Hindia Belanda dan Pemerintah Jepang.

Bandara Kemayoran secara resmi berhenti beroperasi sejak tanggal 1 Juni 1984.

Setelah dihentikan kegiatan operasionalnya, sebagian areal bekas Bandara Kemayoran telah berubah fungsi menjadi kawasan hunian dan perdagangan.

Saat ini yang tersisa adalah bekas Gedung Terminal A dan Menara Pengawas Penerbangan (ATC), yang kondisinya SANGAT TIDAK TERURUS & MEMPRIHATINKAN

VISI
1. Melestarikan sisa saksi sejarah karena peranannya dahulu sebagai “Pintu Gerbang Bangsa”

2. Museum Nasional Bandara Kemayoran sebagai sarana penyimpanan data sejarah (masa lalu, kekiniian & masa depan), edukasi, hobby, dan Informasi penerbangan di Indonesia.

3. Museum Nasional Bandara Kemayoran sebagai sarana Informasi, wisata pendidikan, pengetahuan dan pusat penelitian yang berkaitan dengan penerbangan sipil & komersial nasional dan International.

MISI
1. Merenovasi bangunan bersejarah bekas Terminal A dan Menara ATC serta membangun dan mendirikan Museum Nasional Bandara Kemayoran di lahan bekas Bandara Kemayoran yang akan difungsikan sebagai Museum Penerbangan, Arena Simulasi Penerbangan, Hall Pameran Penerbangan, Ruang Workshop / Seminar / Konferensi, Sarana Pendididikan, penelitian dan kajian dunia Penerbangan, dan lain sebagainya.

2. Pencanangan kepada pemerintah Indonesia untuk menjadikan tanggal 26 Januari sebagai “HARI PENERBANGAN SIPIL NASIONAL” sebagai hari pemberian penghargaan / award kepada institusi dan pelaku professional dalam dunia penerbangan nasional dan internasional)
Yang mana tanggal tersebut mengacu pada penerbangan pertama kalinya pesawat ‘SEULAWAH’ ( yang artinya “ Segunung Emas “ ) Sebagai maskapai penerbangan sipil pertama milik pemerintah Republik Indonesia yang lepas landas dari Calcutta, India menuju Rangoon, Burma.

MAKSUD &TUJUAN
Museum Nasional Bandara Kemayoran mempunyai maksud & tujuan sebagai berikut :
1. Mengangkat dan mempopulerkan kembali Bandara Kemayoran sebagai “Pintu Gerbang Bangsa”. & Pencanangan ‘HARI PENERBANGAN SIPIL NASIONAL’ (NATIONAL AVIATION FESTIVAL)

2. Menginformasikan masyarakat di Indonesia maupun Internasional akan keberadaan MNBK yang memiliki nilai sejarah tak ternilai serta merupakan kawasan terpadu & terintegrasi tentang dunia penerbangan.

3. Membuka jaringan kerjasama dengan pihak-pihak terkait di dunia penerbangan.

4. Menumbuhkembangkan motivasi masyarakat Indonesia untuk menghargai dan mengetahui sejarah perkembangan dunia penerbangan di Indonesia dan kawasan internasional.

ANALISA S.W.O.T

 KEUTAMAAN
• Museum Penerbangan Sipil Pertama di Indonesia
• Memiliki nilai sejarah bagi dunia penerbangan di Indonesia
• Pusat informasi dunia penerbangan
• Menumbuh kembangkan minat masyarakat untuk mengapresiasi peninggalan bersejarah
• Melestarikan peninggalan sejarah
• Mengelola aset-aset bersejarah secara profesional
• MNBK adalah perpaduan masa sejarah dengan teknologi modern
• Memiliki sarana dan prasarana lengkap yang terpadu dan terintegrasi

AUDIENSI
1. Warga Kota Jakarta
2. Turis Domestik & Mancanegara
3. Pelajar & Akademisi
4. Generasi Muda
5. Pelaku Bisnis
6. Produsen Industri Penerbangan

Wanita, Pria Anak-anak, Remaja, Dewasa, Lansia, SES A – D Anak-anak, Pelajar, Mahasiswa, Pegawai, Dosen, Guru, Tenaga Pendidik, Pengusaha, Profesional, Expatriat, Pengamat, Wisatawan

TARGET PENCAPAIAN
1. Terpublikasikannya MNBK di masyarakat Indonesia dan dunia internasional.

2. Meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke MNBK. 

3. Terciptanya kesadaran masyarakat Indonesia untuk menghargai, mengapresiasi dan melestarikan peninggalan sejarah.

4. Tersedianya sarana dan prasarana untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang dunia penerbangan.

5. Terciptanya impresi yang baik bahwa MNBK merupakan museum pertama di Indonesia yang modern dan profesional.

6. Terselenggaranya kegiatan-kegiatan ‘brand activation’ yang berkelanjutan dan terjadwal bagi anak-anak, pelajar, generasi muda, kalangan profesional, pelaku bisnis, keluarga, dsb. 

site location
    Sudah merupakan kewajiban dan rasa kepedulian dari masyarakat dan pemerintah untuk dapat mewujudkan hal ini melihat peran serta Bandara Kemayoran dalam perjuangan bangsa Indonesia di masa pra kemerdekaan dan dimasa kemerdekaan dan dalam melestarikan dan menghidupkan kembali situs bersejarah ini di kawasan bekas Bandara Kemayoran Jakarta.






































































    *Note, All Picture by. Google.

    Karimun Club Indonesia Support MNBK


































    Bersama PT. Angkasa Pura 1 Support MNBK









    Tinjauan Tim  Konservasi Cagar Budaya 


    4 comments:

    a said...

    Bagus nih, dulu waktu saya sekolah tiap hari lewat bandara kemayoran.. tahun 80an saya juga pernah turun di bandara ini naik bouraq dari semarang.. jadi ada yang bisa ceritakan nantinya ke anak cucu.. dan sejarahnya, itu yang penting.. sukses bro..

    Unknown said...

    setuju, memang sudah seharusnya dilestarikan itu bisa menjadi objek wisata sejarah, btw alamat bandara kemayoran itu dmn ya, dan sekarang sudah menjadi apa? (maaf bukan warga asli jakarta)

    Andrekocak Blog said...

    mantap :D

    Unknown said...

    seharusnya bekas bangunan bandara kemayoran di jadikan museum dan sisa-sisa bangunan di pelihara dengan baik jangan dibiarkan rusak alangkah baiknya pemerintah atau kementerian perhubungan memperhatikan bandara yang perah menjadi bandara pertama di indonesia